Banyak di Butuhkan Untuk Upacara, Buleleng Potensial Untuk Kembangkan Tanaman Buah

Redaksi Singaraja FM 23/05/2017 0

Kegiatan PressTour Humas Buleleng di hari pertama melakukan kunjungan ke pusat pertanian Mekar Sari Bogor.

SINGARAJAFM.COM,- Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam hal ini Dinas Pertanian semaksimal mungkin melaksanakan berbagai program untuk pemberdayaan masyarakat khususnya para petani dalam upaya meningkatkan hasil panen serta produksi. Maka dari itu berbagai langkah di tempuh agar Buleleng nantinya mampu dikembangkan khususnya dari sektor pertanian yang nantinya berimbas pada perekonomian masyarakat Buleleng khususnya petani.

Salah satu yang menjadi potensi Kabupaten Buleleng yang saat ini sedang dikembangkan adalah dari sektor pertanian yakni pengembangan lahan segala varietas buah lokal untuk memenuhi permintaan pasar dan masyarakat. Apalagi ketika memasuki hari raya, kebutuhan akan buah – buahan dipastikan mengalami lonjakan. Hal itulah yang menjadi salah satu dasar mengapa Buleleng ingin mengembangkan sektor pertanian khususnya tanaman buah, agar nantinya kedepan Buleleng mampu memasok segala jenis buah buahan lokal untuk sarana dan prasana upakara serta kegiatan.

Menurut Sekretaris Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng Ketut Narta dalam kunjungannya di pusat pertanian Taman Buah Mekar Sari Bogor serangkaian kegiatan Press Tour Humas Buleleng mengatakan Buleleng sangat potensial dikembangkan berbagai varietas buah seperti halnya manga tikus yang tidak dimiliki daerah lain. “Mangga bikul yang tidak dimikiki oleh orang lain itu nanti yg akan kita kembangkan,”jelasnya.

Dikatakan, untuk di Kabupaten Buleleng sendiri diakuinya cukup memiliki potensi sebagai pengahasil buah, disamping itu juga kebutuhan akan buah manakala upakara agama oleh warga masyarakat Bali masih cukup tinggi. “Di Buleleng masih punya potensi, melihat habitat yang ada di Buleleng sangat potensial di kembangkan buah, hanya saja kita sekarang mau mengedukasi kepada masyarakat agar mau mecintai buah, berupa sosialisasi dan pembinaan, apalagi kita di Bali sangat membutuhkan buah,”ungkapnya.

Sementara itu ditanya terkait kesiapan dinas sendiri dalam pengembangan tanaman buah di Kabupaten Buleleng, hingga kini bahwasannya masih dilakulan pemetaan oleh tim penyuluh agar nantinya mampu di upayakan untuk pengembangan tanaman buah tersebut secara berkelanjutan. “Untuk pengembangan buah, masih kita mappingdimana cocok di tanam melalui teman – teman penyuluh di lapangan sehingga ada suatu upaya untuk mengembangkan tanaman itu supaya betul betul tanaman itu cocok di daerah tersebut,”tegasnya. (KMB/SGR)

Leave A Response »