Gunakan Warna Alami, Songket Khas Jineng DalemTetap jadi Primadona

Redaksi Singaraja FM 26/05/2017 0

Tenun ikat songket karya Poni’s Songket di Desa Jineng Dalem dengan pewarna alami.

SINGARAJAFM.COM,- Tenun ikat songket khas Kabupaten Buleleng, merupakan salah satu warisan kebudayaan yang ada di Bali. Bahkan di Bali sendiri, tenun ikat songket telah menjadi bagian dari setiap upakara agama di Bali seperti misalnya pernikahan. Produk home industry khas Buleleng ini meskipun bernilai jual tinggi, akan tetapi siapa sangka tenun ikat songket ini tetap diburu pembeli, khususnya songket dengan pewarna alami.

Ketut Sri Poni owner Poni’s Songket di Banjar Gambang Desa Jineng Dalem Buleleng mengatakan meskipun memiliki harga yang relatif tinggi, kain tenun ikat songket dengan pewarna alami tetap menjadi primadona bagi para pembeli. Selain medapatkan kepuasan dari segi motif yang lebih hidup dengan warna yang lebih natural, juga harga berbicara kualitas yang menjamin produk tersebut.

Dikatakannya, selain menyediakan kain tenun ikat songket dengan pewarna alami, dirinya juga menyiapkan kain songket dengan pewarna sintetis, tergantung dengan selera para pembeli. “Untuk pewarnaan ada yang mengunakan warna alami ada yang sintetis, hingga saat ini permintaan songket masih lumayan,”jelasnya.
Untuk satu lembar kain tenun ikat songkry, dibanderol mulai Rp 2,5 juta hingga Rp 5,5 juta.(KMB/SGR)

Leave A Response »