Pasca Bus Rem Blong, Lakalantas di Gitgit Perlu Solusi Tekan Korban Jiwa

Redaksi Singaraja FM 23/05/2017 0

Kendaraan bus nomor polisi EA 7379 A yang dikemudikan Suprapdi mengalami rem blong  di Dusun Wirabhuana Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng.

SINGARAJAFM.COM,- Kasus kecelakaan lalu lintas kerap terjadi di bilangan Jalan Gitgit menuju Kota Singaraja. Selain, medan cukup terjal kondisi jalan belum banyak diketahui sopir luar Bali, atau terhadap pengemudi yang pertama kali melintasi jalan dari atas areal Puncak Wanagiri, Desa Gitgit hingga ke pusat Kota Singaraja.

Situasi kecelakaan kembali terjadi, Minggu (21/5) baru-baru ini pukul 15.30 Wita di Dusun Wirabhuana Desa Gitgit Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Saat itu, kendaraan bus nomor polisi EA 7379 A, dikemudikan Suprapdi (42) alamat tinggal di Baran Kecamatan Wajak, Malang. Sopir bus Suprapdi dengan rombongan dari SMPN 1 Dono Mulio Malang, semula datang dari arah selatan menuju utara, persisnya di tikungan kilometer 17 rem bus mengalami blong. Akibatnya, bus tidak mampu dikendalikan kemudian menabrak tiang listrik dan pohon cengkeh milik masyarakat. Syukurnya, bus dengan rem blong tidak jatuh ke dalam jurang. “Bus menabrak tiang listrik dan sebuah pohon cengkeh karena rem-nya blong. Lakalantas dengan rem bus blong lalu jatuh ke kanan di kilometer 17 dekat Dusun Wirabhuana Desa Gitgit,” ujar Kasubbag Humas Polres Buleleng AKP. Nyoman Suartika, seijin Kapolres Buleleng AKBP. I Made Sukawijaya, M.Si.

Sopir bus Suprapdi tentu sontak terkejut atas peristiwa di alami. Dia tidak menyangka bus mengalami rem blong dan ketika hendak membelokan stir di wilayah Dusun Wirabhuana, Desa Gitgit, rem macet dan langsung blong. Bus jatuh ke sebelah kanan jalan dan penumpang sampai histeris ketakutan. “Rem bus mengalami blong,” kata Suprapdi.

Sedangkan, dari data dihimpun petugas kepolisian di lapangan. Jumlah penumpang bus mencapai 59 orang yang merupakan rombongan SMPN 1 Dono Mulio Malang. Adapun korban dirujuk ke RSUS Buleleng mencapai 5 orang.

Korban mengalami luka-luka robek dan lecet terdata antara lain, Miskiyah (53) alamat Mulio Sari RT 02 RW 01 Desa Dono Mulio Malang. Feri Yoga (14) alamat Desa Kali Asri Kecamatan Kali Pare, Malang. Muhammad Tiki (14), Clarisa Mutia (13) dan Rangga Saya Pratama (15).

Peristiwa lakalantas yang mengakibatkan bus luar Bali, jatuh di beberapa titik pengkolan di Gitgit dan sekitarnya bukan untuk pertama kali terjadi. Pemerintah sekaligus anggota DPRD Buleleng, diharapkan masyarakat untuk mencarikan solusi bersama. Situasi demikian, jika kerap mengakibatkan korban luka-luka atau korban jiwa. Maka itu, jelas perlu dilakukan pemasangan petunjuk lalu lintas, lampu penerangan jalan, sampai pembatas di setiap pengkolan yang dianggap berbahaya. (SGR)

Leave A Response »