Pencurian Marak, Polisi Selidiki Pembobol Counter di Desa Gerokgak

Redaksi Singaraja FM 23/05/2017 0

Pemeriksaan counter studio foto di Dusun Palbesi, Desa Gerokgak, milik Gede Sukirta alias Regge (30) yang dibobol maling.

SINGARAJAFM.COM,- Situasi di tengah menurunnya tingkat ekonomi masyarakat, kerap memicu maraknya kasus pencurian. Aksi dilakukan tidak tanggung-tanggung dengan memaksa mencongkel toko di tempat umum. Kasus pencurian belakangan seperti dialami counter studio foto di Dusun Palbesi, Desa Gerokgak, milik Gede Sukirta alias Regge (30), masih dalam penanganan intensif aparat kepolisian.

Polisi tentu tidak tinggal diam atas pencurian marak di Kabupaten Buleleng. Pasalnya, di tengah situasi masyarakat sedang gencar mengembangkan usaha kecil mikro menengah (UMKM), kalangan pencuri justru tidak pandang bulu. Ekonomi yang sudah lesu, ditambah pencurian di Dusun Palbesi Desa Gerokgak, misalnya tentu merugikan korban dialami Gede Sukirta yang beralamat di Dusun Pucak Sari Desa Gerokgak.

Kasubbag Humas Polres Buleleng, AKP. Nyoman Suartika, seijin Kapolres Buleleng AKBP. I Made Sukawijaya, M.Si., mengatakan, sejak peristiwa pencurian toko counter studio foto di Dusun Palbesi Desa Gerokgak, pada Minggu (21/5) pukul 06.00 Wita. Jajaran kepolisian diakui telah mendalami kasus dan mengumpulkan bukti-bukti. “Kami sudah mendalami kasus pencurian di TKP di Dusun Palbesi, Desa Gerokgak,” ujarnya, Senin (22/5).

Berdasarkan data-data dihimpun kepolisian, counter studio foto milik korban Gede Sukirta setelah di cek saksi dan aparat, ternyata kunci gembok di roliing dor telah dirusak dan barang-barang didalamnya raib. Korban kehilangan barang berupa kamera merk nikon seharga Rp 6.000.000, lensa nikon Rp 3.000.000, laptop merk Sony Vaio seharga Rp 7.000.000, uang Rp 150.000, Tape merk Polytron seharga Rp 2.500.000. Total kerugian ditaksir Rp 18.650.000. (sgr)

Leave A Response »